Kajian

Suryakanta Institute

Kajian

Ekonomi Pembangunan

Ekonomi pembangunan tidak semata berbicara terkait angka pertumbuhan, tetapi tentang bagaimana pembangunan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. Fokus utamanya adalah peningkatan kesejahteraan, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketimpangan sosial-ekonomi antar-kelompok maupun antar-wilayah.

Dalam konteks daerah, isu ekonomi pembangunan menuntut kebijakan yang berpihak pada penguatan ekonomi lokal, UMKM, dan sektor produktif berbasis potensi wilayah. Pendekatan ini mendorong daerah tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pelaku aktif dalam rantai nilai ekonomi.

Kami memandang kajian ekonomi pembangunan sebagai proses kebijakan yang harus berbasis data, kontekstual, dan berkelanjutan. Dengan riset kebijakan yang tajam, pembangunan ekonomi suatu daerah diharapkan tidak hanya tumbuh, tetapi juga adil, inklusif, dan tahan terhadap krisis.

Portofolio

Kajian

Tata Ruang Kewilayahan

Tata ruang kewilayahan merupakan fondasi penting dalam mengelola arah dan kualitas pembangunan. Ruang bukan sekadar lahan fisik, melainkan arena hidup sosial, ekonomi, dan ekologis yang harus ditata secara berkeadilan dan berkelanjutan.

Perencanaan ruang yang lemah sering memicu konflik lahan, kerusakan lingkungan, dan ketimpangan akses terhadap sumber daya. Karena itu, kebijakan tata ruang harus mampu menyeimbangkan kepentingan investasi, perlindungan lingkungan, dan kebutuhan masyarakat lokal.

Kami mendorong kajian tata ruang sebagai instrumen kebijakan strategis yang berbasis pada kajian ilmiah dan partisipasi publik. Dengan tata ruang kewilayahan yang tepat, pembangunan dapat berjalan lebih tertib, efisien, dan berpihak pada kepentingan jangka panjang daerah.

Portofolio

Kajian

Digitalisasi Layanan Publik

Digitalisasi layanan publik bukan sekadar memindahkan layanan ke platform digital, tetapi mengubah cara pemerintah melayani publik. Tujuannya adalah menciptakan layanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan pemerintah memangkas birokrasi yang berbelit, mengurangi praktik koruptif, dan meningkatkan akuntabilitas. Namun, tanpa desain kebijakan yang matang, digitalisasi justru berpotensi menciptakan kesenjangan baru.

Kami menempatkan kegiatan digitalisasi layanan publik sebagai agenda reformasi tata kelola pemerintahan. Fokus kami ke depan adalah mendorong transformasi digital yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata warga.

Portofolio

Kajian

Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan berkelanjutan menempatkan lingkungan sebagai elemen kunci dalam perumusan kebijakan publik. Pembangunan yang mengabaikan daya dukung alam pada akhirnya akan menimbulkan biaya sosial dan ekologis yang jauh lebih besar.

Isu lingkungan seperti perubahan iklim, degradasi lahan, dan krisis air bersih menuntut respons kebijakan yang serius dan terintegrasi. Pendekatan sektoral yang parsial tidak lagi memadai untuk menjawab kompleksitas persoalan lingkungan saat ini.

Oleh sebab itu, kami hadir sebagai lembaga yang fokus mendorong kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan dan keberlanjutan. Lingkungan tidak dipandang sebagai hambatan pembangunan, melainkan sebagai aset strategis bagi masa depan daerah dan generasi mendatang.

Portofolio

Kajian

Pembentukan Citra Daerah

City Branding bukan sekadar slogan atau logo daerah, melainkan strategi membangun identitas dan reputasi wilayah. Citra daerah yang kuat dapat meningkatkan daya tarik investasi, pariwisata, serta kebanggaan warga terhadap daerahnya sendiri.

Pembentukan citra daerah harus berangkat dari karakter, sejarah, dan potensi lokal yang otentik. Tanpa basis kebijakan dan narasi yang kuat, city branding mudah menjadi simbol kosong tanpa dampak nyata.

Kami mengupayakan studi-studi terkait city branding sebagai proses kebijakan yang terencana dan berbasis pada riset. Dengan pendekatan yang tepat maka ‘citra daerah’ dapat menjadi alat strategis untuk memperkuat posisi daerah di tingkat nasional maupun global.

Portofolio

Kajian

Penyusunan Regulasi Daerah

Regulasi daerah merupakan instrumen utama dalam mengarahkan pembangunan dan pelayanan publik. Regulasi yang baik harus jelas, konsisten, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret.

Masalah regulasi sering muncul bukan karena kekurangan aturan, tetapi karena lemahnya kualitas perumusan. Regulasi yang tumpang tindih, multitafsir, atau tidak implementatif justru menghambat efektivitas kebijakan.

Kami menempatkan aktivitas legal drafting sebagai kerja strategis yang berbasis analisis kebijakan dan kepentingan publik. Regulasi daerah yang berkualitas akan menjadi fondasi tata kelola pemerintahan yang adil, efektif, dan berkelanjutan.

Portofolio