Suryakanta Institute menggelar Rapat Kerja Tahunan (RKT) di Yogyakarta, Rabu (14/1/2025). RKT bertajuk Transformasi untuk Berdampak. Direktur Eksekutif Suryakanta Institute Agustinus Moruk Taek menekankan lembaganya sebagai komunitas pengetahuan yang harus memiliki dampak baik.
“Suryakanta merupakan lembaga yang memproduksi knowledge. Suryakanta diharapkan memiliki dampak kepada masyarakat, melalui pemerintahan ataupun non pemerintahan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan Suryakanta Institute sebagai platform epistemik dan lembaga kajian kebijakan publik. Suryakanta Institute berkomitmen menjadi lembaga penelitian kebijakan yang profesional dan kredibel dengan selalu belajar dari nilai-nilai kehidupan para pendiri. Lembaga juga adaptif terhadap kebutuhan zaman, menyiapkan masa depan, dan berkontribusi nyata bagi kebijakan publik di Indonesia yang evidence-based.
Pendiri Suryakanta Institute Ayep Zaki turut menghadiri RKT dan berbagi perspektif kepada para peneliti. Ayep menyampaikan kiat-kiat keberlanjutan organisasi dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan amanah; konsisten dan komitmen; serta inovasi untuk meningkatkan suatu value.
“Dari eksperimen dan experience, keberlanjutan organisasi atau lembaga itu ditentukan orang-orang yang ada di dalamnya. Kuncinya jujur dan amanah; konsisten dan komitmen; dan dilengkapi dengan selalu berinovasi. Inovasi dengan kerja-kerja yang menghasilkan nilai atau value untuk membangun perubahan yang lebih baik,” ujar Ayep.
Pertemuan rutin tahunan ini membahas penguatan kelembagaan dan langkah strategi dalam memengaruhi kebijakan publik agar relevan dalam menjawab isu di masyarakat. Lembaga merilis enam fokus utama kajian sepanjang 2026. Terdiri dari ekonomi pembangunan, tata ruang kewilayahan, digitalisasi layanan publik, pembangunan berkelanjutan, pembentukan citra daerah, dan penyusunan regulasi daerah.
Tak hanya kajian, Suryakanta Institute tengah menyiapkan inovasi terbaru untuk mendorong perbaikan tata kelola dalam lembaga eksekutif dan legislatif. Langkah ini bagian dari mewujudkan tata kelola kebijakan yang berdampak baik bagi masyarakat. Inovasi Suryakanta Institute akan dirilis pada bulan Maret mendatang.